Tobaforindo – Jakarta | 4 Maret 2026 – Tobaforindo.com — Wacana mengenai usulan gaji guru minimal Rp15 juta per bulan mengemuka dan memicu perhatian luas dari masyarakat. Usulan tersebut disampaikan oleh Once Mekel, yang menilai profesi guru sebagai pekerjaan terhormat yang seharusnya mendapatkan kesejahteraan yang layak.
Dalam pernyataannya, Once menilai bahwa guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa. Oleh karena itu, menurutnya, negara perlu memberi perhatian lebih terhadap kesejahteraan para tenaga pendidik.
“Guru adalah profesi yang sangat penting bagi masa depan bangsa. Sudah seharusnya mereka mendapatkan kesejahteraan yang layak,” ujar Once dalam pernyataan yang kemudian menjadi perbincangan publik.
Usulan tersebut muncul di tengah berbagai persoalan kesejahteraan guru yang masih menjadi perhatian di Indonesia. Di berbagai daerah, masih banyak guru yang hidup dengan penghasilan terbatas, khususnya tenaga honorer yang belum mendapatkan gaji memadai.
Tidak sedikit guru yang harus mencari pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi konsentrasi dan fokus para guru dalam menjalankan tugas utama mereka sebagai pendidik di sekolah.
Di sisi lain, guru memegang peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Mereka tidak hanya mengajarkan pelajaran akademik di ruang kelas, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membimbing siswa menghadapi tantangan kehidupan.
Karena itu, sebagian kalangan menilai usulan peningkatan gaji guru hingga Rp15 juta dapat menjadi langkah untuk meningkatkan martabat profesi pendidikan. Dengan kesejahteraan yang lebih baik, para guru diharapkan dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Namun demikian, wacana tersebut juga memunculkan sejumlah pertanyaan, terutama terkait kesiapan anggaran negara serta mekanisme penerapannya. Mengingat jumlah guru di Indonesia yang mencapai jutaan orang, kebijakan peningkatan gaji secara signifikan tentu membutuhkan perencanaan yang matang.
Pengamat pendidikan menilai bahwa peningkatan kesejahteraan guru perlu menjadi bagian dari reformasi sistem pendidikan secara menyeluruh. Selain peningkatan gaji, pemerintah juga dinilai perlu memperkuat pelatihan profesional, peningkatan kompetensi, serta sistem evaluasi yang jelas bagi para tenaga pendidik.
Meski masih menjadi perdebatan, wacana gaji guru Rp15 juta dinilai membuka ruang diskusi penting tentang bagaimana negara dan masyarakat menghargai profesi guru sebagai salah satu pilar utama pembangunan bangsa.
(Candra Lase)



