OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) NARASUMBER KURSUS KEPEMIMPINAN (SUPIM) PENDETA GMIM TAHUN 2026 GELOMBANG PERTAMA

Daerah

TOBAFORINDO – Tomohon | Rabu 04 Maret 2026 bertempat di Pusat Pembinaan Warga GMIM (PPWG) Kaaten Tomohon kegiatan kursus kepemimpinan (SUSPIM) Pendeta GMIM gelombang Pertama yang diselenggarakan dari tgl 02 sampai 06 Maret 2026 di ikuti pendeta berjumlah 104 orang peserta dari 130 orang, kegiatan ini hanya diikuti oleh para pendeta usia pelayanan 12 sampai 16 Tahun .

Berdasarkan surat permohonan Nomor : K.0358/UM.II.B/2-2026 dari BPMS GMIM tertanggal 25 Februari 2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua BPMS GMIM Pdt.Dr.Adolf K.Wenas MTh dan sekretaris BPMS GMIM Pdt.Dr.Evert A.A.Tangel M.Pd.K

Otoritas jasa keuangan Wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara Berlin Situmorang
yang menjabatan Manajer Madya Divisi Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, Keuangan Daerah, dan Layanan Manajemen Strategis (Divisi PEPK & LMS)
Kantor OJK Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo

Secara garis besar OJK memaparkan materi mengenai Mengapa Literasi Keuangan Penting? Antara lain:

1.Mencegah Penipuan dan Risiko Keuangan.
Literasi keuangan membantu masyarakat mengenali investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan skema penipuan lainnya. Dengan pemahaman yang baik, mereka dapat menghindari jebakan keuangan yang merugikan.

2.Mengelola Keuangan Secara Bijak.
Dengan literasi keuangan yang baik, seseorang dapat mengatur pengeluaran, menabung, dan berinvestasi sesuai dengan tujuan keuangannya. Ini membantu menghindari gaya hidup konsumtif dan utang berlebihan.

3.Meningkatkan Kesejahteraan dan Keamanan Finansial.
Pemahaman tentang produk keuangan, seperti asuransi dan dana pensiun, membantu individu merencanakan masa depan dengan lebih baik, sehingga mereka memiliki perlindungan finansial saat menghadapi situasi darurat atau pensiun.

3.Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Ketika masyarakat memiliki literasi keuangan yang baik, mereka lebih berani dan mampu menggunakan layanan keuangan, seperti kredit usaha atau investasi, yang pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.