TOBAFORINDO.com | Kota Medan Sumatera Utara, GS “licin” bagaikan belut. Pasca penggrebekan yang di duga hanya sebagai ceremoni saja pada Hari Rabu pada tanggal 02/08/2023 pukul 12:50 Wib hingga saat ini terkesan jajaran Polrestabes Medan tak punya nyali untuk menangkap GS dari tempat persembunyiannya GS oleh warga sekitarnya di kenal sebagai mesin penghasil uang untuk oknum polisi yang masih aktif bertugas. Bisnis haram yang di jalankan GS berada di Jermal XV Tanah Garapan Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang-Sumut.
Bukan rahasia umum lagi, GS yang mengatur seluruh bisnis haram baik itu Sabu-sabu maupun judi tersebut.
Seperti info yang di terima oleh awak media bahwa omzet perhari dari kedua aktifitas tersebut, diduga GS meraih milyaran rupiah.
Bahkan, dari penilaian masyrakat sekitar bahwa bandar nya diduga GS tidak merasa gentar dan kangkangi salah satu program prioritas Kapolda Sumut yang baru, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi yang di gelorakan nya: “Narkoba adalah musuh bersama dengan cara mengungkap jaringan, bandar dan pengguna narkoba, sehingga Sumut bebas narkoba”
Menurut informasi yang di terima awak media dari warga sekitar dikatakan bahwa di lahan tanah garapan tersebut diperkirakan ada 3 (tiga) Bandar Sabu di bawah kordinasi oknum GS yang juga merupakan salah satu Ketua Organisasi Kepemudaan di Jermal XV tersebut.
Diduga bisnis haram yang di lakukan oleh GS Cs di bekingi dan juga penyuplai barang haram tersebut di peroleh dari oknum polisi yang masih aktif bertugas. Begitu juga para pencinta dan penikmat sabu-sabu GS memanjakannya dengan memberikan fasilitas yang lengkap di kawal oleh anggotanya. Hingga berita ini di turunkan beliau terkesan licin bagaikan belut dan terkesan tidak tersentuh oleh hukum.
Bahkan GS aktif melakukan kegiatan sosial terhadap warga di wilayah ke pemimpinan organisasinya, untuk menutupi kesan sebagai bandar narkoba terbesar di Jermal XV tersebut.
“Jangankan oknum Polisi yang dirangkul bang, oknum wartawan pun sudah banyak di kondisikannya. Makanya kalau ada pemberitaan di Media terkait peredaran Narkoba di Jermal XV, langsung ada balasan berita bantahan dari oknum media juga.” ungkap warga sekitar yang sudah sangat resah
Menanggapi keresahan dari warga sekitarnya, hingga berita ini di turunkan bahwa Kapolrestabes Medan di duga tak punya nyali untuk menangkap GS dan antek-anteknya.
(ROBIN SILALAHI/TIM)



