TobaForindo – Taput | 25 Februari 2026 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Sabam Sinaga, melaksanakan kunjungan kerja ke SMKN 1 Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara. Agenda tersebut bertujuan menyosialisasikan sekaligus memperjuangkan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar serta bantuan pendidikan untuk mahasiswa.
Kegiatan menekankan pentingnya sinergi antara wakil rakyat di tingkat pusat dan pemerintah daerah, termasuk anggota DPRD kabupaten, agar bantuan pendidikan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.
Sabam merupakan politikus Partai Demokrat yang lahir pada 11 November 1968. Ia menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari daerah pemilihan Sumatera Utara II dan bertugas di Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, olahraga, sains, dan teknologi. Posisi tersebut dinilai strategis dalam memperjuangkan program pendidikan bagi masyarakat di daerah, khususnya di Provinsi Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dirinya mengawal bantuan pendidikan yang menjangkau 19 kabupaten/kota melalui jalur aspirasi. Ia menjelaskan bahwa melalui jalur reguler, bantuan pendidikan biasanya hanya diberikan kepada dua orang dari setiap sekolah. Namun berkat aspirasi yang diperjuangkan, cakupan penerima kini mampu meluas sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh 19 kabupaten/kota di daerah pemilihannya.
“Ini bukti bahwa ketika wakil rakyat di pusat dan daerah bekerja bersama, masyarakat bisa merasakan langsung manfaat program pendidikan,” ujarnya di hadapan siswa, guru, serta orang tua yang hadir.
Selain untuk pelajar sekolah, bantuan pendidikan juga diperluas bagi mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya penerima sekitar 100 orang, dan dari aspirasi terbaru terdapat tambahan sekitar 17 calon mahasiswa yang akan dibantu proses pendidikan tingginya. Penerima diwajibkan melakukan registrasi ulang apabila ingin kembali memperoleh bantuan pada periode berikutnya.
Kegiatan turut dihadiri para orang tua siswa penerima manfaat. Sekitar 17 peserta diarahkan datang ke Rumah Aspirasi di Jalan Paniaran untuk pengurusan kuliah dengan fasilitas pendampingan serta antar gratis. Orang tua diminta menyiapkan uang saku sekitar Rp800 ribu per bulan selama anak menjalani pendidikan.
Anggota DPRD Kabupaten dapil IV, Hendra Tambunan, dalam sambutannya mengapresiasi perjuangan bantuan pendidikan tersebut dan menekankan pentingnya kerja sama pusat dan daerah demi masa depan generasi muda.
Ucapan terima kasih juga disampaikan perwakilan orang tua siswa, Maria Sinaga, yang mengaku sangat terbantu dan berharap program ini terus berlanjut. Sementara itu, siswa kelas XII TKR 1, Perdon Sinaga, menyampaikan apresiasi karena proses pengurusan bantuan menjadi lebih mudah.
Dalam suasana penuh keakraban, Sabam mengadakan kuis interaktif bagi para orang tua dengan pertanyaan “Saya siapa dan dari mana?”. Peserta yang menjawab benar memperoleh hadiah berupa beras sebagai bentuk apresiasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian bingkisan kepada ibu hamil dan balita berupa susu, serta penyerahan cenderamata kepada siswa yang menampilkan karya seni sebagai penghargaan atas kreativitas mereka.
Menariknya, siswa SMKN 1 Pangaribuan juga memberikan oleh-oleh berupa empat papan telur ayam ras hasil budidaya peternakan sekolah. Mereka berharap mendapat dukungan pembangunan kandang ternak yang lebih memadai guna meningkatkan produksi sekaligus menunjang pembelajaran kewirausahaan.
Secara nasional, Program Indonesia Pintar merupakan program pemerintah yang bertujuan membantu anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu agar tetap memperoleh layanan pendidikan hingga tamat pendidikan menengah. Program ini dijalankan melalui kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka putus sekolah di Indonesia.
Menutup kegiatan, Sabam menyampaikan pepatah Batak, “Na bisuk nampunasa hata, na oto tu panggadisan,” sebagai pesan moral agar para siswa bersungguh-sungguh memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah diperjuangkan. (Sofian Candra Lase)



