Pangaribuan Cup 2026 Resmi Dibuka, Forkopimca Kompak Serukan Sportivitas, PSP Tampil Perkasa Taklukkan Gasida 4–0

Daerah

TOBAFORINDO – Pangaribuan | Jumat 24 juli 2026,Semangat olahraga dan kebersamaan masyarakat Kecamatan Pangaribuan bergema dalam pembukaan Pangaribuan Cup 2026. Turnamen sepak bola antardesa yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut resmi dibuka dengan pesan kuat: menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebangsaan.

Pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Pangaribuan, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, para peserta, serta ratusan masyarakat yang memadati lapangan untuk menyaksikan pertandingan perdana.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Pangaribuan Loren Sihar Tambunan, S.Sos., Kapolsek Pangaribuan AKP Syur Tomik Purba, S.H., serta Pelda Erik Widodo Harianja dari Koramil 20/Pangaribuan bersama unsur masyarakat lainnya
Ketua Panitia Pangaribuan Cup 2026, Jepri Pakpahan, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen ini lahir dari semangat gotong royong masyarakat dengan tujuan tidak hanya mencari juara, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bakat sepak bola generasi muda serta mempererat hubungan antardesa di Kecamatan Pangaribuan.

Menurutnya, panitia telah mempersiapkan seluruh aspek penyelenggaraan, mulai dari teknis pertandingan, perangkat pertandingan, hingga koordinasi keamanan bersama pihak kepolisian dan TNI agar seluruh rangkaian turnamen berjalan aman dan tertib.

“Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Pangaribuan, Polsek Pangaribuan, Koramil 20/Pangaribuan, para sponsor, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Kami berharap seluruh pemain, ofisial, dan suporter bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Jepri Pakpahan.

Camat Pangaribuan: Jadikan Sepak Bola Sebagai Perekat Persatuan
Dalam sambutannya saat membuka turnamen, Camat Pangaribuan Loren Sihar Tambunan, S.Sos., menegaskan bahwa Pangaribuan Cup 2026 bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi ruang memperkuat persatuan dan membangun karakter generasi muda.
Ia berharap seluruh pihak menjadikan turnamen tersebut sebagai momentum mempererat kebersamaan masyarakat Pangaribuan.

“Mari kita junjung tinggi sportivitas. Kepada para pemain, bertandinglah secara fair play. Kepada para suporter, berikan dukungan yang santun tanpa provokasi. Panitia juga harus menjalankan tugas secara profesional agar seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan sukses,” tegas Loren Sihar Tambunan.

Kapolsek Pangaribuan Tekankan Keamanan dan Pengendalian Emosi
Sementara itu, Kapolsek Pangaribuan AKP Syur Tomik Purba, S.H., mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah turnamen tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi juga dari kemampuan seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban.
Ia mengajak pemain, ofisial, panitia, dan suporter untuk menjadikan Pangaribuan Cup sebagai ajang olahraga yang penuh persaudaraan.

“Keberlangsungan permainan ditentukan oleh kemampuan kita menjaga ketenangan hati dan pikiran. Hormati setiap keputusan wasit, kendalikan emosi, serta utamakan sportivitas. Dengan demikian, Pangaribuan Cup 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan menjadi kebanggaan bersama,” ujar AKP Syur Tomik Purba, S.H.

Ia menegaskan, Polsek Pangaribuan siap bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan, Koramil 20/Pangaribuan, panitia, dan masyarakat dalam menjaga situasi keamanan selama turnamen berlangsung.
Pelda Erik Widodo Harianja: Olahraga Membangun Kebersamaan
Mewakili Koramil 20/Pangaribuan, Pelda Erik Widodo Harianja mengajak masyarakat menjadikan Pangaribuan Cup 2026 sebagai sarana mempererat persaudaraan dan memperkokoh semangat kebangsaan melalui olahraga.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga mengajarkan disiplin, kerja sama, dan sikap saling menghormati.

“Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Yang paling utama adalah menjaga persaudaraan, menghormati lawan, mematuhi aturan permainan, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Pelda Erik Widodo Harianja.

Ia berharap seluruh peserta dan masyarakat dapat menjaga nilai-nilai kebersamaan sehingga Pangaribuan Cup 2026 menjadi kebanggaan bersama.
Tokoh Masyarakat Dorong Turnamen Berjalan Damai
Tokoh masyarakat Pangaribuan, Sabar Pakpahan, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Pangaribuan Cup 2026.
Menurutnya, turnamen ini memiliki arti penting sebagai wadah pemersatu masyarakat sekaligus ruang pembinaan generasi muda.

“Pangaribuan Cup adalah milik seluruh masyarakat. Mari kita jaga bersama agar turnamen ini berlangsung aman, damai, dan penuh sportivitas. Menang atau kalah adalah hal biasa dalam olahraga, tetapi persaudaraan dan kekompakan masyarakat harus tetap dijaga,” ujarnya.
PSP Tampil Dominan, Gasida Takluk 4–0
Usai seremoni pembukaan, pertandingan perdana mempertemukan PSP menghadapi Gasida. Sejak awal laga, PSP langsung tampil agresif dengan permainan menyerang yang membuat lini pertahanan Gasida bekerja keras.

Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil. PSP berhasil mencetak gol pertama pada menit 15.33, kemudian kembali memperbesar keunggulan pada menit 15.50.
Skor 2–0 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, PSP tetap mempertahankan intensitas permainan. Dominasi permainan kembali menghasilkan gol ketiga pada menit 16.35.
Tidak berhenti sampai di situ, PSP kembali mencetak gol keempat pada menit 17.02, sekaligus memastikan kemenangan telak 4–0 atas Gasida pada laga perdana Pangaribuan Cup 2026.

Pertandingan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Kedua tim menunjukkan semangat fair play, sementara para suporter memberikan dukungan secara tertib
Pangaribuan Cup 2026 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat, memperkuat persaudaraan antardesa, serta menjadi simbol persatuan masyarakat Kecamatan Pangaribuan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

(Sofian Candra lase)