Tobaforindo – Pangaribuan, Tapanuli Utara | 27 Februari 2026 – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 di Kecamatan Pangaribuan menegaskan bahwa pembangunan daerah harus nyata dan berdampak langsung. Forum ini menyoroti aspirasi masyarakat terkait rehabilitasi pajak atau pasar, perbaikan jalan di sekitarnya, bantuan tepat sasaran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Kegiatan digelar di Aula GKPI Pakpahan dan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Lumbantoruan, dengan kehadiran Plt Camat Pangaribuan Marhasak Simare-mare, anggota DPRD Dapil IV Selamat Pakpahan, Toman Balige Silitonga, Ronald Simanjuntak, kepala desa, kepala sekolah, tokoh masyarakat, Satgas Swasembada Pangan, UPT Kesehatan, serta unsur TNI-Polri termasuk Danramil 20 Pangaribuan Erik Widodo dan anggota Polsek setempat.
Sambutan Wakil Bupati Deni Lumbantoruan
Deni menegaskan Musrenbang harus menyelaraskan aspirasi warga dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia memaparkan tiga prioritas utama Kabupaten Tapanuli Utara:
SDM Unggul – Peningkatan pendidikan, layanan kesehatan, dan keterampilan berbasis potensi lokal agar masyarakat mampu mengelola potensi daerah secara mandiri.
Pertanian Modern – Transformasi pertanian berbasis teknologi, penguatan irigasi, penyediaan sarana produksi, serta orientasi pasar agar petani memperoleh nilai tambah ekonomi.
Pariwisata Berkelanjutan – Pengembangan pariwisata sambil menjaga kelestarian lingkungan dan budaya, serta melibatkan masyarakat sebagai pelaku ekonomi utama.
“Ketiga prioritas ini saling terkait. SDM unggul mendorong pertanian maju dan pariwisata berkembang, sehingga kesejahteraan warga meningkat nyata,” tegas Deni.
Camat: Perencanaan Realistis dan Terealisasi
Plt Camat Pangaribuan, Marhasak Simare-mare, SH, menekankan bahwa Musrenbang harus terealisasi, bukan sekadar formalitas. “Perencanaan yang realistis adalah kunci agar aspirasi warga bisa dijalankan sesuai skala prioritas dan anggaran,” ujarnya.
Aspirasi DPRD: Jalan, Pasar, dan Bantuan Tepat Sasaran
Selamat Pakpahan menyoroti jalan rusak di sekitar pasar Pangaribuan dan perlunya rehabilitasi pasar serta bantuan tepat sasaran. “Aspirasi warga harus jadi prioritas. Jalan dan pasar adalah kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kehidupan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Toman Balige menekankan bahwa rehabilitasi pasar, perbaikan jalan, dan bantuan tepat sasaran harus dilaksanakan agar subsidi dan bantuan sosial sampai ke warga yang berhak. Kepala desa menambahkan perbaikan jalan sangat penting agar distribusi hasil pertanian dan layanan publik tidak terganggu.
Keamanan dan SDM
Danramil 20 Pangaribuan, Erik Widodo, menegaskan pentingnya stabilitas keamanan dan pembinaan karakter generasi muda sebagai fondasi pembangunan SDM unggul.
Musrenbang Pangaribuan menjadi momentum nyata penyelarasan aspirasi masyarakat dengan pembangunan daerah. Rehabilitasi pasar, perbaikan jalan, bantuan tepat sasaran, SDM, pertanian, dan pariwisata berkelanjutan menjadi tolok ukur keberhasilan agar forum ini benar-benar berdampak nyata bagi warga.
(Sofian Candra Lase)



