Mengenang 2 TUG GMIM dari Tanah Minahasa dalam rangka Memperingati HUT ke-195 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen (PI-PK) GMIM 

Daerah

Tobaforindo – Minahasa | 12 Juni 2026 Dengan penuh sukacita di dalam Tuhan, saya atas nama pribadi dan seluruh keluarga besar Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI) menyampaikan selamat memperingati Hari Ulang Tahun ke-195 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen (PI-PK) GMIM, yang diperingati pada tanggal 12 Juni 2026. Kiranya melalui peringatan yang bersejarah ini membawa kita untuk kembali merendahkan diri di hadapan Allah Tritunggal dan bersyukur atas kasih setia-Nya dalam memelihara gereja-Nya. 195 tahun yang lalu, Tuhan berkenan memakai hamba-hamba-Nya, Johann Friedrich Riedel dan Johann Gottlieb Schwarz, untuk membawa terang Injil ke tanah Minahasa. Melalui pelayanan mereka yang setia di Tondano dan Langowan, firman Allah diberitakan, benih Injil ditaburkan, dan jemaat Tuhan mulai bertumbuh dalam pengenalan akan Kristus.

Bagi kami di GKLI, peringatan 195 tahun PI-PK GMIM memiliki makna yang sangat istimewa. Buah dari pekabaran Injil di Minahasa tidak hanya tinggal di tanah Minahasa, tetapi juga melampaui batas wilayah, suku, dan budaya. Dengan penuh syukur, kami mengingat para hamba Tuhan/Misionaris dari tanah Minahasa yang pernah datang menjadi Tenaga Urusan Gereja (TUG) GMIM pada tahun 2016 ke Medan untuk turut melayani, menguatkan, dan menopang pekerjaan Tuhan bersama GKLI. Secara khusus, kami bersyukur atas pelayanan Pdt.Melani Pangkey-Pua, STh,M.Psi., bersama suami beliau, Bapak Maxi Pangkey SE,M.Kes, telah turut membantu membuka pelayanan di Pos Pekabaran Injil GKLI Simalingkar B. Pos pelayanan tersebut kemudian bertumbuh menjadi Jemaat GKLI Philadelphia Simalingkar B. Kehadiran mereka sebagai pelayan yang berasal dari Minahasa menjadi bagian penting dalam perjalanan iman dan pertumbuhan pelayanan GKLI di tempat tersebut.

Melalui pengabdian, kesetiaan, dan pelayanan mereka, benih Injil terus dirawat, jemaat dikuatkan, dan dasar pelayanan semakin diteguhkan di atas Kristus, satu-satunya Kepala Gereja. Pelayanan para hamba Tuhan dari Minahasa di Simalingkar menjadi kesaksian nyata tentang persekutuan orang-orang percaya dalam Tubuh Kristus. Mereka memberitakan Kristus yang tersalib, bangkit, dan hidup. Mereka melayani dengan membawa Injil yang menghibur orang berdosa, meneguhkan iman, dan mengarahkan jemaat kepada kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus. Karena itu, ikatan sejarah dan persaudaraan iman ini sangat berharga bagi kami di GKLI.

Di usia pelayanan yang semakin matang ini, doa kami senantiasa menyertai perjalanan GMIM ke depan. Kiranya Allah Roh Kudus terus memelihara GMIM agar tetap setia kepada firman Allah, teguh dalam pemberitaan Injil yang murni, dan bijaksana dalam menghadapi tantangan zaman. Kiranya Tuhan melimpahkan hikmat, kekuatan, dan kesetiaan kepada Pimpinan Sinode, para pendeta, guru agama, penatua, serta seluruh pelayan Tuhan dalam menggembalakan kawanan domba Allah.

Tetaplah berdiri teguh di atas dasar yang tidak tergoyahkan, yaitu Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Kiranya seluruh pelayanan GMIM senantiasa menjadi kesaksian bagi kemuliaan Allah, menjadi berkat bagi gereja dan masyarakat, serta terus memelihara warisan iman yang telah Tuhan percayakan. Segala kemuliaan hanya bagi Allah.

melalu sambungan teleponnya Pdt.Rixon Tampubolon STh yang sangat akrab dengan kedua misionaris dari tanah Minahasa mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang sebelumnya bahwa GKLI Filadelfia Kwala Bekala atau disebut Simalingkar B saat itu merupakan pelayanan baru melalui 2 orang misionaris GMIM yaitu seorang Pendeta dan seorang Evangelist atas bekerja sama pelayanan terhadap GKLI dengan Kantor Pusat Sihabonghabong Parlilitan Sumatera Utara, selanjutnya menyerahkan ke GKLI Jemaat Simpang Limun menjalankan pelayanan di Pos PI GKLI tadi. (Tim)