TOBAFORINDO.com | Palu. Wujudkan sinergitas bersama, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu kembali disambangi kunjungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu pagi ini, Kamis,(4/5).

Kunjungan tersebut disambut langsung dengan hangat oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, di ruangan kerja Kepala LPKA Palu.
Kunjungan DP3A Kota Palu ke LPKA Palu pada kali ini bertujuan untuk mengambil sejumlah data terkait sarana dan prasaran (sapras) LPKA Palu yang dimiliki dan digunakan para anak binaan, yang nantinya akan dijadikan data dukung dalam mewujudkan target Kota Palu sebagai kota yang layak dan ramah anak.
“Sebagai wujud sinergitas bersama antara LPKA Palu dengan Pemkot Palu untuk bersama-sama menjadikan kota Palu ini sebagai kota yang ramah dan layak anak, sudah sepastinya kami mendukung penuh setiap langkah yang dilakukan pemkot palu untuk mewujudkan tujuan tersebut, semua data dukung yang dibutuhkan ibu-ibu sekalian, kami siap memberikannya,” tutur Revanda.
Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan DP3A Kota Palu, Ratna mengaku senang dengan komitmen LPKA Palu dalam mendukung pemenuhan hak-hak pada setiap anak di LPKA, menurutnya pemberian fasilitas bagi anak-anak binaan di LPKA Palu sudah sangat baik dilakukan serta telah sesuai prosedur.
“Hingga saat ini kami bangga bisa bekerjasama dengan LPKA Palu mewujudkan kota Palu yang ramah anak, karena dalam teknisnya LPKA Palu selalu intens memfasilitasi setiap kegiatan terkait anak khususnya anak-anak binaan di LPKA,” ungkapnya.
Kegiatan ini pun berlangsung tertib dan tentram dengan diselingi beberapa diskusi terkait hak-hak anak antara Kepala LPKA Palu bersama tim DP3A Kota Palu.
Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS.7-HH.04.07-784 tentang Kunungan ke Fasilitas Pemasyarkatan di Palu oleh Ditjenpas bersama United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu persiapkan dialog interaktif untuk menyambut kunjungan tersebut bersama RRI Kota Palu.
Persiapan tersebut diketahui saat Kepala LPKA Palu disambangi oleh tim redaksi Radio Republik Indonsia (RRI) Kota Palu pada kamis pagi tadi. Dalam kunjungan tersebut disampaikan informasi terkait kedatangan Ditjenpas bersama UNODC tersebut yang akan melakukan beberapa tinjauan terkait dampak pasca gempa atau likuifaksi di kota Palu tahun 2018 pada Lapas dan LPKA.
Dalam pembahasan, kedua belah pihak akan mengadakan dialog interaktif dengan metode live streaming oleh RRI kota Palu, dengan Pembicara utama perwakilan Ditjenpas dan juga UNODC.
“Perlu kita siapkan dengan baik penyambutan dari UNODC dan Ditjenpas, agar pelaksanaan kunjungan yang mereka lakukan di kota Palu ini bisa berkesan baik dan tersuguhkan kinerja yang maksimal akan institusi kita,” ucap Revanda
Sementara itu, senada dengan Kepala LPKA Palu, Erlin Tarasendo, selaku tim redaksi RRI kota Palu, menyampaikan, timnya akan mempersiapkan dengan matang untuk semua kebutuhan alat siar pada kegiatan itu nanti.
“Kami akan mempersiapkan segala kebutuhan yang menjadi tugas kami dalam acara ini nantinya, semoga kegiatan yang kita usung bersama ini dapat berjalan dengan lancar,” katanya.
Kunjungan ke fasilitas Pamasyarkataan ini rencanya akan dilaksanaan pada tangga 8 Mei 2023, atau pada hari senin mendatang. (ant)



