ANTISIPASI PEKAT DAN GANGGUAN KAMTIBMAS, POLSEK LINTONGNIHUTA SAMBANGI WARGA LAKUKAN NGOPI DAN NGOBROL KAMTIBMAS

Humbang Hasundutan

ANTISIPASI PEKAT DAN GANGGUAN KAMTIBMAS, POLSEK LINTONGNIHUTA SAMBANGI WARGA LAKUKAN NGOPI DAN NGOBROL KAMTIBMAS

Tobaforindo || Humas Polres Humbahas_Kegiatan Ngopi dan Ngobrol Kamtibmas yang dilakukan Polsek Lintongnihuta bersama warga dilaksanakan dalam rangka antisipasi Gangguan Kamtibmas seperti Pekat (Penyakit Masyarakat) baik miras, prostitusi maupun judi. Sabtu (02/07/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan di Warung Bapak Nasution di Dusun V Desa Sigompul Kec.Lintongnihuta Kab. Humbahas.

Dalam kesempatan itu Kapolsek Lintongnihuta AKP D.H Habeahan, S.H menghimbau kepada warga untuk tidak mengkonsumsi miras jenis apapun ditempat umum, hindari perbuatan prostitusi dan hindari perjudian jenis apapun, guna mengantisipasi dan meminimalisir adanya gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Lintongnihuta.

Saya sangat mengharapkan untuk giat silahturahmi Ngopi bareng ini dapat berkesinambungan dilaksanakan, agar kamtibmas di lingkungan Kecamatan Lintongnihuta aman dan kondusif,” ujar Kapolsek menutup sambutannya.

Dalam kegiatan itu juga digelar tanya jawab. Sejumlah saran atapun masalah yang disampaikan oleh warga dan di jawab oleh Kapolsek Lintongnihuta.

Kapolsek mengungkapkan, dalam menjaga kamtibmas di wilayah, pihaknya kerap melakukan patroli mobile di wilayah begitu juga Babinkantibmas.(Red)

READ  Fraksi Persatuan Solidaritas DPRD Humbahas Minta Bupati Copot Plt Kepala BKPSDM

30 thoughts on “ANTISIPASI PEKAT DAN GANGGUAN KAMTIBMAS, POLSEK LINTONGNIHUTA SAMBANGI WARGA LAKUKAN NGOPI DAN NGOBROL KAMTIBMAS

  1. This observation is consistent with expression of mb 1 controlled Cre in early B cell progenitors, which are limited to only a few cycles of proliferation, unlike hematopoietic stem cells, which exhibit self renewing capacity stromectol tablets 3mg To account for the number of tests performed, we calculated adjusted P values according to a false discovery rate FDR of 10, applying the method described by Benjamini and Hochberg 41

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *