Marga Purba Melakukan Kunjungan Lapangan Untuk Meninjau Lokasi Pembangunan Tugu Purba Sedunia

Daerah

Tobaforindo – Humbahas | Sejumlah tokoh adat dari Marga Purba melakukan kunjungan lapangan untuk meninjau lokasi pembangunan Tugu Purba Sedunia di Desa Tipang, Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada hari Kamis (19/2/2026) pukul 15.49 WIB.

Kunjungan ini bukan hanya sekadar pengecekan lahan, melainkan juga sebagai bagian dari proses adat yang penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan nilai-nilai budaya dan filosofi masyarakat. Tugu Purba Sedunia direncanakan sebagai simbol perjuangan dan keberlanjutan identitas Marga Purba, yang juga diharapkan dapat menjadi landmark budaya yang menghubungkan generasi muda dengan akar sejarah marga purba sedunia.

“Kita ingin tugu ini tidak hanya menjadi struktur fisik, tapi juga wadah untuk menyimpan cerita, tradisi, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan leluhur kita selama berabad-abad,” ujar tokoh adat toga purba Bona pasogit op Golda Doli mewakili generasi muda toga purba sabar lampos purba,Gayus purba dan ketua IPK Maradu purba. yang turut serta dalam kunjungan.kelokasi rencana pembagunan tugu purba.

Lokasi yang terletak di lereng bukit dengan hamparan hijau luas dipilih karena memiliki nilai geografis dan spiritual yang penting bagi masyarakat lokal. Selama tinjauan, tim juga mengevaluasi akses jalan menuju lokasi, kondisi tanah, serta potensi lingkungan sekitar yang perlu diperhatikan dalam proses pembangunan.

Rencana awal menyebutkan bahwa pembangunan akan dilakukan secara bertahap, dengan tahap pertama fokus pada pengembangan infrastruktur pendukung dan persiapan lahan. Selain itu, pihak panitia juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan akademisi untuk memastikan desain tugu sesuai dengan konteks budaya dan dapat bertahan dalam jangka panjang.

Tugu ini telah mendapatkan dukungan positif dari masyarakat sekitar, yang berharap Tugu Purba Sedunia dapat menjadi daya tarik wisata budaya dan meningkatkan perekonomian lokal. Selain itu, tokoh adat juga menyampaikan bahwa akan ada serangkaian upacara adat sebelum pembangunan resmi dimulai, sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan leluhur.

“Kita berharap Tugu marga purba sedunia ini dapat menjadi tonggak penting dalam memajukan budaya Batak khususnya Marga Purba, dan menjadikannya dikenal lebih luas baik di dalam maupun luar negeri,”ujar Maradu purba ketua IPK humbahas dantokoh adat tersebut.
(Rusmani simanullang/ ibebere purba)