Rapat Koordinasi Rencana Pengamanan Turnamen Sepak Bola Perebutan Piala Bupati Humbahas 2026.

Daerah

Tobaforindo – Humbahas | Turnamen Bupati Cup 2026 yang akan dilaksanakan di Tanah Lapang Merdeka Doloksangul, Polres,Disparpora,Panitia dan KONI melakukan rapat guna mematangkan kegiatan tersebut, Aula Polres Humbahas (10/06/2026).

Kapolres Humbahas melalui Wakapolresnya menyampaikan mendukung sepenuhnya kegiatan turnamen bupati cup & siap
melaksanakan pengamanan disetiap pertandingan yang berlangsung.

Ketua Karang Taruna Toni Lumban Batu Bersama dengan Sekretaris Superiady Purba & Enixon Pasaribu menyampaikan “Adapun kegiatan ini merupakan kerinduan kita bersama akan sepak bola Humbang Hasundutan. Mengambil tanggung jawab sebagai panitia pelaksana kegiatan turnamen ini bukan lah tanggug jawab mudah. Untuk itu atas pelaksanaan rapat koordinasi ini adalah langkah yang baik untuk meminalisir kemungkinan yang tidak diinginkan dilapangan nanti. Sementara Untuk persiapan pelaksanaan kegiatan Turnamen Bupati Cup Panitia sudah mengurus administrasi seperti Izin terkait pelaksanaan turnamen. Yang menjadi peserta pada turnamen ini adalah Klub yg ada dihumbang hasundutan, kita akan membatasi club yang mendaftar mengingat waktu pelaksanaan final telah dijadwalkan pada tanggal 26 Juli menyambut Hut Hari jadi Humbang Hasundutan yang ke 23 tahun.

Kabag Ops menyampaikan “Agar memberi Info untuk sprin personal yang dibutuhkan untuk pengamanan, semoga pelaksanaan turnamen Bupati Cup semeriah mungkin tanpa adanya
keributan.

Kasat Intelkam menyampaikan “agar jadwal kegiatan atau jadwal pertandingan segera dilaporkan untuk meminimalisir terjadinya keributan disaat berlangsungnya pertandingan, Apabila terjadi hal yang tidak di inginkan penanggung jawab harus berani
mengambil Keputusan kegiatan dilanjutkan atau diberhentikan sementara waktu”

“Diharapkan menggunakan wasit yang sudah berlisensi / berpengalaman dan diharapkan agar tidak ada yang berjualan alcohol di Lokasi pertandingan” tambah Kasat.

Kapolsek Doloksanggul menyampaikan “Lapangan sepenuhnya tanggung jawab panitia pertandingan, Setiap Pertandingan harus menghadirkan Muspika agar tidak hanya polisi yang
bertanggung jawab pengamanan pertandingan”

Kabag SDM menyampaikan “Harus ada pengelola ROLAKIR agar tidak terjadi hal yang tidak di inginkan seperti
hilangnya kendaraan, Tindak lanjut Rolakir agar membuat satu saja jalur masuk dan satu jalur keluar
agar meminimalisir terjadinya kehilangan kendaraan penonton atau manajemen
dan masing masing tim yang bertanding”

Kasie was menyampaikan “Panitia Membuat Izin dan harus berkoordinasi dengan TNI, Sat-Pol PP, dan Kesehatan”.

Ketua KONI menyampaikan “Agar dimasukkan Panitia yang mewakili tiap kecamatan karna apabila ada tim yang
membuat rusuh dari kecamatannya agar dia bisa meminimalisirnya dan sebagai
yang menghimbau pertama kali, Panitia akan berusaha sebaik mungkin akar tidak terjadi yang yang tidak di
inginkan karna ini merupakan hiburan untuk Masyarakat humbang hasundutan”

“Jika Tim menimbulkan keributan akan dikenakan sanksi berupa diskualifikasi
langsung kepada tim tersebut agar tidak menimbulkan konflik yang
berkepanjangan dan membuat Tim lain perhitungan untuk membuat kerusuhan
lagi” tambah ketua koni

Adapun hasil rapat tersebut adalah :
Ketua Panitia agar melengkapi struktur kepanitiaanya, Setiap Tim agar membuat Pemerintah Desa atau Kecamatan Setempat sebagai pengurus Tim, Karang Taruna Agar melakukan Perbantuan pengamanan jika tidak cukup agar
ber koordinasi dengan Sat-Pol PP, Agar membuat Tali Pembatas Minimal 2 Meter dari Garis Lapangan agar tidak
menimbulkan hal hal yang mengganggu jalannya pertandingan, ini juga sebagai
meminimalisir adanya konflik konflik kecil dalam berjalannya pertandingan.

Panitia juga menyiapkan Wasit dari Provinsi yang sudah Berlisensi untuk
memimpin jalannya pertandingan, Panitia dan Kabag Ops agar berkoordinasi dengan Kasat Lantas untuk memetakan dimana ROLAKIR agar tidak mengganggu aktivitas Masyarakat setempat dan mengurangi terjadinya Tindakan kriminalitas seperti Pencurian Kendaraan Bermotor karna di Wilayah kita ini sudah marak terjadinya Curanmor.

Kasat Intel, Kabag Ops, dan Panitia agar Surat Pernyataan setiap Tim tidak
membuat kerusuhan apabila membuat kerusuhan agar di diskualifikasi dan di
tanda tangani Panitia dan setiap Ketua ataupun Manajemen Setiap TIM yang
bertanding.

Panitia agar membuat Klub Polres dan Batalyon tidak dalam satu bagan yang
sama agar meminimalisir terjadinya konflik apabila ketemu di babak gugur maka Tim Polres akan Mengajukan WO langsung (Pernyataan langsung Dari
Wakapolres Humbahas KOMPOL MANSON NAINGGOLAN, S.H., M.Si)

(Tim)