Tobaforindo – Tomohon | Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara, Drs. Voucke Lontaan resmi membuka Konferensi PWI Kota Tomohon ke-IV yang digelar di Wise Hotel, Jalan Tinaras, Kelurahan Kamasi, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Selasa (17/2/2026).
Konferensi Ke.IV PWI Cabang Tomohon ini juga dihadiri Sekretaris PWI Sulut DR. Merson Simbolon, A.Md., SE., MBA., M.Si., Wakil Ketua OKK Jimmy Senduk, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Adrianus R. Pusungunaung, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Donald Kuhon, Wakil Sekretaris Ardison Kalumata, Wakil Bendahara Sintia Bojoh, Sekretaris SIWO Yongki Sumual.
Voucke juga mengungkapkan kebanggaannya menjelang berakhirnya masa bakti sebagai Ketua PWI Sulut dua periode pada 20 Maret 2026. Salah satu indikator soliditas tersebut, menurutnya, terlihat dari antusiasme anggota saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten.
“Sebanyak 36 anggota PWI kabupaten/kota hadir di HPN. Ini menandakan semangat dan loyalitas yang luar biasa,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi capaian Sekretaris PWI SULUT, DR. Merson Simbolon, yang menjadi salah satu penerima “Press Card Number One” yang merupakan penghargaan bergengsi di lingkungan PWI.
Dua penerima sebelumnya merupakan wartawan senior asal Tomohon, almarhum Spego Goni dan almarhum Fredi Roeroe.
“Ini mengharumkan nama Sulawesi Utara. Saya berharap prestasi ini bisa diikuti seluruh anggota PWI, khususnya PWI Kota Tomohon,” katanya.
Terkait pelaksanaan konferensi, Voucke kembali menekankan pentingnya menjaga marwah organisasi. Ia memastikan PWI tidak memiliki calon dan tidak berpihak kepada kandidat mana pun dalam proses pemilihan.
Konferensi PWI Kota Tomohon ke-IV ini diharapkan menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat profesionalisme wartawan, meningkatkan kompetensi anggota, serta menjaga integritas organisasi di tengah tantangan industri media yang semakin kompleks.
Dengan dinamika yang telah dilewati dan soliditas yang kembali diteguhkan, PWI Sulut menatap fase regenerasi dengan satu pesan utama: pers tetap independen, organisasi tetap netral. (Maxi M P)



