Meninggal Dalam Kecelakaan Kerja, “Karyawan PT Mancaraya Agro Mandiri”. Dimana Tanggung Jawab Perusahaan

Daerah

Tobaforindo – Sorong PBD |
Erens Hu, meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Lokasi Lokpon PT Mancaraya Agro Mandiri.

Menurut salah satu warga, Erens Hu saat itu sedang bekerja dilokasi Lokpon diduga tertimpa kayu yang sedang bongkar muat jatuh ke kali ditemukan setelah tiga hari kamis 05/03/2026 dengan tubuh jenazah sudah membengkak, kejadian tersebut diduga kuat bahwa korban tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan Undang undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja no 1 thn 1970 saat kerja.

Hingga saat ini masyarakat adat marga sekitar kampung Maladofok hingga Sayosa bersama keluarga korban marga Hu melakukan pemasangan pita merah atau pemalangan disepanjang jalan sampai lokasi lokpon dan masyarakat masih menunggu penyelesaian permasalahan sesua adat yang berlaku dengan marga marga masyarakat adat sekitar Maladofok hingga Sayosa oleh pihak perusahaan PT Mancaraya Agro Mandiri

Sementara itu menurut informasi yang dihimpun awak media ini SK Menhut No : SK 55/Menhut-II/2006
Tentang ijin PT Mancaraya Agro Mandiri telah di cabut oleh Pemda Kabupaten Sorong sejak thn 2019. Namun hingga saat ini masih beroperasi di wilayah adat Marga Klesi, Marga Klow, Marga Murpa, Marga Mas, Marga Kwanik, yang berada di Distrik Sayosa Timur dan Distrik Maudus

Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sorong Malamoi, Torianus Kalami, juga pernah meminta pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan Pemerintah Kabupaten Sorong untuk mengambil tindakan tegas terhadap PT Mancaraya Group. Sebab, penebangan kayu lokbon secara masif telah mengancam kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat adat,

Dan saat ini juga telah memakan korban kecelakaan kerja serta tidak menggunakan APD yang seharusnya di siapkan oleh pihak perusahaan guna menghindari resiko fatal bagi pekerja sesuai amanat Undang-undang No1 thn 1970 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Awak media ini juga menghubungi Mr Thing Bos PT Mancaraya Agro Mandiri melalui pesan singkat dari aplikasi Whasap, meminta konfirmasi tentang kejadian ini, namun hingga berita ini di turunkan belum ada konfirmasi dari PT Mancaraya Agro Mandiri. (L. Ringo)