Kepala Sekolah MTsN Humbahas Disorot Soal Harga Seragam Siswa, Ini Penjelasannya.

Humbang Hasundutan

TOBAFORINDO.com | Humbahas. Adanya pemberitaan di beberapa media yang menyorot tentang pengadaan seragam olahraga dan seragam batik di sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) telah di Klarifikasi pihak sekolah tersebut

Pemberitaan sebelumnya yang menyebutkan pihak sekolah telah melakukan pungutan, sehingga membuat keberatan pada beberapa orang tua siswa.

Dalam penjelasan yang di berikan Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), R.Tinambunan, Selasa, 3/10/23 menyebut bahwa kutipan itu sudah sesuai kesepakatan.

“Sebenarnya itu Bukanlah termasuk Pungutan, itu sudah sesuai dengan hasil Rapat Komite dengan Orang tua siswa/i dan disana komite sekolah sudah menjelaskan arah dan tujuan kemana uang yang kita kumpul tadi.

“Disana pihak sekolah menerangkan bahwa seragam sekolah ini beda dengan seragam sekolah biasanya, sehingga pihak sekolah membuat suatu kesepakatan dengan orang tua siswa dengan komite sekolah”, terang Kepala Sekolah.

Lanjutnya “Kami Muslim disini cuman sedikit dan kami disekolah ini hanya memiliki 120 siswa, tidak mungkin saya dan komite merusak marwah sekolah ini”, tegas kepala sekolah tersebut.

Disisi lain, ketika awak media langsung menanyakan ke beberapa siswa tentang keberatan orang tua siswa tentang pengadaan Seragam tersebut malah merasa tidak keberatan.

“Kami tidak keberatan pak kalau masalah pengumpulan uang yang kami berikan ke komite sekolah karena disana sudah di terangkan semua mengenai pengumpulan uang itu dan saya sama orang tua saya tidak keberatan atas itu” terang Abdul Ajis Simanullang, Kelas IX/2 ini.

Begitu juga dengan keterangan Najuah T kelas VII/2 menyebut bahwa orang tua tidak keberatan.

“Kalau orang tua saya tidak keberatan mengenai pakaian yang di berikan dari sekolah kami, malah orang tua saya bilah sama saya biar langsung di bayakan ke sekolah” (Nungga Tumagon sian Sikkola baju muna unang sai loja be mamesan sian na asing, langsung ma bayar baju i tu sikkola) terangnya dengan menggunakan bahasa daerah kepada anaknya”, terang Najuah dengan senyumnya. (Akim/Tim)