“Berdalih Ketiadaan Anggaran” Untuk Media, Pihak Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Untuk Sementara Hentikan Hubungan Kemitraan Dengan Media

Pematang Siantar

“Berdalih Ketiadaan Anggaran” Untuk Media, Pihak Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Untuk Sementara Hentikan Hubungan Kemitraan Dengan Media

TobaForIndo || Simalungun, Ada gerangan apa dengan Dalih Ketiadaan Anggaran Untuk Media.pihak Lapas Kelas IIA Pematang Siantar menghentikan hubungan Kemitraan Dengan Wartawan

 

seperti yang diutarakan oleh salah seorang pegawai yang menjabat sebagai humas di lapas ini,cetusnya

” Untuk sementara ini hubungan kemitraan kepada media kita hentikan bang, Hal ini kita lakukan disebabkan ketiadaan anggaran” Katanya kepada wartawan media ini pada hari Senin (11/Juli) Siang pukul 13.00 wib.

Kemudian awak media ini mencoba menanyakan langsung terkait anggaran yang mereka peroleh selama ini. Apakah anggaran tersebut bersumber dari anggaran lapaskah atau dari yang lain.?

Jawabnya ” Dari mana kita peroleh anggarannya bang, mana ada anggaran dari lapas ini untuk wartawan. Pastinya terkait semua itu, semua bersumber dari adanya kebijakan yang kami lakukan untuk menyikapi wartawan.
Lagiankan ngak ada logikanya terkait apa saja kebijakan yang kami lakukan tersebut kami uraikan ke orang abang wartawan” Cetusnya.

Lanjutnya lagi , Disebabkan dengan ketiadaan anggaranlah untuk Media makanya telah banyak kegiatan kami , yang belum terekspos di media massa

Dan kami tidak berani mengekspos ataupun mengundang wartawan untuk datang melakukan peliputan terkait kegiatan kami disebabkan dengan ketiadaan anggaranlah..

Salah satu contoh, kami ada melakukan kegiatan, dan agar kegiatan kami ini dapat terpublikasi tentunya kami ekspos ataupun kami undang para wartawan, untuk melakukan peliputannya.

Dan bagi wartawan yang kami undang itu tentunya kan, wajib kami kasih mereka minum dan makan Bahkan rokonknya juga pasti kami tanggung, namun disebabkan ketiadaan anggaran, maka semuanya itu untuk sementara hubungan dengan wartawan kami hentikan.Kan ngak mungkin kami buat uang gaji kami kesitu.

READ  Peredaran Narkoba Di Siantar Terstruktur Sistematis Dan Masif, APH Diminta Untuk Serius Memberantasnya

Jadi untuk sementara ini ya sabar sabarlah dulu bang, dan kami minta maaflah sama orang abang.Pungkasnya ke awak media ini

Ditanya terkait kebijakan apa yang mereka lakukan maka anggaran untuk wartawan yang selama ini dapat mereka peroleh

Apakah kebijakan itu terkait adanya peredaran gelap narkobakah dan penipuan secara online kah yang dilakukan WBP didalam lapas

Soalnya baru baru ini sesuai adanya pemberitaan disalah satu media online , yang mana isi dari berita itu bahwa didalam lapas peredaran narkoba lagi marak dan juga penipuan secara online.

Bahkan lapas ini, dianggap telah broken sesuai dengan diketahui dari pemberitaan dari salah satu media online yang mana diketahui seorang WBP sebagai bandar narkoba didalam lapas ini, dapat memesan wanita cantik untuk dia kencani didalam lapas ini
hingga wanita ini dapat nginap didalam lapas selam berhari hari untuk kencan bersama WBP tersebut.

Dan setelah berita itu viral , tak seberapa lama kemudian pihak kantor Kemenkumham pusat dengan secara mendadak mendatangi lapas ini.

Sesuai informasinya kedatangan. Team Dari Kantor kemenkumham Pusat ,Lapas Kelas IIA Pematang Siantar ini.dalam rangka melakukan investigasi secara mendadak , terkait pemberitaan.

Kemudian setelah pihak kantor Kemenkumham ini selesai melakukan investigasi kedalam lapas. Diketahui sebanyak 200 an orang WBP lapas ini dipindahkan kelapas lain.Ada dugaan keseluruhan WBP yang dipindahkan tersebut terlibat dalam melakukan kegiatan seperti Penipuan secara online, dan melakukan Peredaran narkoba

Bahkan terdengar issuenya lagi untuk pegawai yang terlibat membacking dan menerima stabilizer dari para pelaku kegiatan gelap tersebut, juga akan dimutasi Tour of Area.

Dari kejadian yang terjadi di lapas Kelas IIA ini, sesuai seperti yang diungkapkan pegawai yang menjabat humas dilapas ini kepada wartawan ini terkait anggaran untuk media, yang mana anggaran itu mereka lakukan atau bersumber dari adanya kebijakan yang mereka perbuat didalam lapas ini

READ  Bersama Masyarakat, Plt Walikota Pematangsiantar dr Susanti Dewayani SpA, Menunaikan Sholat Idul Adha Di Lapangan H Adam Malik

Ada dugaan apakah anggaran untuk media sesuai yang disebut oleh sipegawai tadi ke wartawan ini, disebabkan adanya kebijakan yang mereka lakukan, apakah kebijakan itu tentang semua kegiatan haram inikah ?makanya anggaran untuk wartawan selama ini ada

Soalnya setelah kegiatan haram didalam lapas ini untuk sementara ini sudah tidak ada , maka dengan seketikanya pula lapas ini dengan berdalih Ketiadaan anggaran lapas ini memutuskan hubungan kemitraan dengan media.

Dapat kita curigai bahwa jelas anggaran untuk media ini yang selama ini bersumber dari kegiatan haram yang ada dilapas

Mengenai hal ini sesuai pendapat seorang tokoh dan mantan wartawan, meminta kepada Kemenkumham pak Yasonna Laoly agar jajaran pegawai di Lapas Kelas II A Pematang Siantar ini dengan segera diganti

Dan sesuai keterangan dari salah seorang wartawan,(nama dan identirasya terahasia) bahwa tiap bulan mereka membuat berita kegiatan positif dilapas ini, dan sesuai seperti biasanya setiap tanggal 10 mereka diberi ongkir/ uang pulsa oleh pihak lapas sebesar Rp 200.000, Namun kini mereka untuk fibulan ini mereka tidak kedapatan uang ongkir/ uang pulsa tersebut dari lapas.Tentunya mereka bertanya apakah uang ongkir tersebut juga bersumber dari kegiatan haram yang selam ini ada didalam lapaskah ? Pungkasnya sembari bertanya.

Soalnya untuk sementara diketahui bahwa kegiatan haram didalam lapas ini diketahui lagi zero.Maka dengan seketika nya pula lapas ini memutuskan hubungan kemitraan nya dengan wartawan , memang Sich katanya buat sementara, namun kan sudah dapat kita tebak bahwa uang anggaran untuk media atupun ongkir/uang pulsa wartawan yang mereka berikan setiap bulan nya itu kepada para wartawan bersumber dari adanya kegiatan haram didalam lapas ini. Tutupnya.(DENI.S)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *